
Masa Depan ASEAN: Membangun Ketahanan Ekonomi Melalui Perdagangan Regional
Di saat dunia makin tak pasti, inilah saatnya ASEAN menguatkan pijakan, membangun daya tahan dari dalam, dan tidak lagi menunggu dunia untuk stabil.

Di saat dunia makin tak pasti, inilah saatnya ASEAN menguatkan pijakan, membangun daya tahan dari dalam, dan tidak lagi menunggu dunia untuk stabil.

Indonesia kini menghadapi tarif 32% yang berdampak pada sektor-sektor strategis seperti tekstil, alas kaki, elektronik, karet, dan kelapa sawit, industri yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap potensi ini adalah beragamnya industri di Indonesia, dari pertanian dan manufaktur hingga pertambangan dan tekstil. Sektor-sektor ini membutuhkan dukungan logistik yang kuat, sehingga memanfaatkan layanan kargo udara secara efektif, membuat eksportir Indonesia dapat mengakses pasar internasional lebih cepat, sementara impor dapat mencapai konsumen lokal secepat mungkin, yang mana akan meningkatkan efisiensi dan daya saing dalam perdagangan.

Dalam empat tahun sejak implementasinya, program JKN telah mencakup hampir 75% populasi Indonesia, atau sekitar 203 juta orang. Pada tahun 2024, sistem JKN telah memasuki tahun kesepuluh dalam penerapan nya, menjadikan momen ini kesempatan yang tepat untuk secara kritis mengevaluasi pencapaian, kemajuan, serta tantangan yang menghambat pelaksanaan dan efektivitasnya